BAB TENTANG KEUTAMAAN ADZAN

Posted: 6 March 2010 in Kumpulan Hadits

*) Dari Abu Hurairah r.a bahwasanya Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda “Seandainya manusia mengetahui pahala yang terdapat pada adzan dan shaf pertama kemudian mereka tidak bisa mendapatkannya kecuali harus mengikuti undian, niscaya mereka akan mengikuti undian itu. Seandainya mereka mengetahui pahala yang terdapat dalam bercepat-cepat untuk mendatangi tempat sholat niscaya mereka akan cepat-cepat mendatanginya. Dan seandainya mereka mengetahui pahala yang terdapat dalam berjamaah (Sholat Isya’ dan Shubuh) niscaya mereka akan mendatanginya walaupun dengan merangkak” [HR. Bukhori dan Muslim]

*) Dari Mu’awiyah r.a berkata “Saya mendengar Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda : “Para muadzin adalah orang-orang yang paling panjang lehernya nanti pada hari kiamat” [HR. Muslim]

*) Dari ‘Abdullah bin ‘Abdurrahman bin Abu Sha’sha’ah bahwasanya Abu Sa’id Al Khudry r.a berkata kepadanya “Sesungguhnya saya melihat engkau suka pada kambing dan suka berada di tengah hutan, apabila engkau sedang mengembala kambingmu atau berada di tengah-tengah hutanmu kemudian engkau adzan untuk sholat maka keraskanlah suaramu karena sesungguhnya yang mendengar suara orang adzan itu baik jin, manusia maupun sesuatu yang lain pasti akan menjadi saksi baginya pada hari Kiamat” Abu Sa’id berkata lagi “Demikianlah yang saya dengar dari Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam” [HR. Bukhori]

*) Dari Abu Hurairah r.a berkata, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda “Apabila terdengar seruan untuk sholat (adzan) maka larilah syetan dan ia mengeraskan kentutnya sehingga orang tidak mendengar adzan itu, bila adzan itu telah selesai maka syetan datang lagi, bila terdengar iqomah syetan itu lari sampai selesai, bila iqomah telah selesai maka syetan datang lagi dan mengacau orang yang sholat dimana ia berkata : “Ingatlah ini, dan ingatlah itu” yang sebelumnya tidak teringat, sehingga seseorang tidak tahu berada pada raka’at yang keberapa dalam sholatnya itu” [HR. Bukhori dan Muslim]

*) Dari ‘Abdullah bin ‘Amr bin Al ‘Ash r.a bahwasanya ia mendengar Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda “Apabila kamu sekalian mendengar nida’ (adzan) maka ucapkanlah seperti apa yang diucapkan oleh orang yang adzan (muadzin), kemudian bacalah shalawat atasku karena sesungguhnya orang yang membaca shalawat atasku satu kali maka Allah akan memberikan rahmat kepadanya 10 (sepuluh) kali. Kemudian mintalah wasilah kepada Allah untukku karena itu adalah suatu derajat di dalam sorga yang hanya disediakan untuk seorang hamba Allah, dan aku berharap semoga akulah yang mendapatkannya. Barangsiapa yang memintakan wasilah kepada Allah untukku niscaya ia akan mendapatkan syafa’at” [HR. Muslim]

*) Dari Abu Sa’id Al Khudry r.a bahwasanya Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda “Apabila kamu sekalian mendengar adzan maka ucapkanlah seperti apa yang diucapkan oleh orang yang adzan” [HR. Bukhori dan Muslim]

*) Dari Jabir r.a bahwasanya Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda “Barangsiapa di waktu mendengar adzan mengucapkan : “Allahumma Rabba haadzihid da’watit taammati washshalaatil qaa-imati aati Muhammadanil wasiilata wal fadliilata wab’atshu mahmuudanilladzii wa’adtah” (Wahai Allah Tuhan yang menguasai seruan ini dan sholat yang akan didirikan, berikanlah kepada Nabi Muhammad suatu wasilah, keutamaan dan duduklanlah ia dalam tingkatan yang terpuji yang telah Engkau janjikan kepadanya), maka ia berhak menerima syafa’at nanti pada hari Kiamat” [HR. Bukhori]

*) Dari Sa’id bin Abu Waqqash r.a dari Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bahwasanya beliau berkata “Barangsiapa yang bila mendengar ada orang adzan kemudian mengucapkan “Asyhadu allaa ilaaha illallaahu wahdahu laa syarika lahu wa asyhadu anna Muhammadan ‘abduhu wa rasuulu wa radlitu billaahi rabba wabi Muhammadin rasuula wabil Islaami diina” (Saya bersaksi tiada Tuhan kecuali Allah dan tidak ada sekutu bagiNya, dan bahwa Nabi Muhammad adalah hamba dan utusanNya. Saya rela Allah menjadi Tuhan, Muhammad menjadi Rosul, dan Islam menjadi agama), maka diampunilah dosanya” [HR. Muslim]

*) Dari Anas r.a berkata, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda “Do’a yang diucapkan anatar adzan dan iqomah itu tidak akan ditolak” [HR. Abu Dawud dan At Turmudzy]

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s