BAB Tentang Sunnahnya Berjabatan Tangan, Bermuka Manis, Mencium Tangan Orang Shalaih, Mencium Anakanya karena Rasa Sayang, Merangkul Orang Yang Baru Datang Dari Bepergian, Serta Makhruhnya Membungkukkan Diri

Posted: 11 April 2010 in Al-Hadits

1. Dari Abul Khaththab Qatadah berkata “Saya bertanya kepada Anas “Apakah para sahabat Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam itu biasa berjabatan tanga?”. Ia menjawab “Ya” [HR. Bukhori]

2. Dari Anas r.a berkata “Ketika orang-orang dari negeri Yaman datang, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda “Orang-orang dari Yaman telah datang dan mereka itulah orang yang pertama kali datang dengan berjabatan tangan” [HR. Abu Daud]

3. Dari Al Barra’ r.a berkata Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda “Dua orang Islam yang bertemu lalu berjabatan tangan maka dosa kedua orang itu diampuni sebelum keduanya berpisah” [HR. Abu Daud]

4. Dari Anas r.a berkata “Ada seseorang datang dan bertanya kepada Rasulullah “Wahai Rasulullah, bila seseorang di antara kami bertemu dengan saudara atau kawannya, apakah ia harus membungkukkan diri?”. Beliau bersabda “Tidak”. Ia bertanya “Apakah ia harus mendekap dan memeluknya?”. Beliau bersabda “Tidak”. Ia bertanya lagi “Apakah ia harus menyambut tangannya dan menjabatnya?”. Beliau bersabda “Ya” [HR. At Turmudzy]

5. Dari Shafwan bin ‘Assal r.a menceritakan bahwa ada seorang Yahudi berkata kepada kawannya “Marilah kita pergi menemui Nabi”. Maka keduanya datang kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam dan menanyakan tentang sembilan ayat sebagai tanda bukti. Shafwan menuturkan hadits yang panjang ini dan akhirnya sampai pada kalimat “Kemudian mereka mencium tangan dan kaki Rasulullah serta berkata”. “Kami bersaksi bahwa sesungguhnya engkau adalah Nabi” [HR. At Turmudzy]

6. Dari Ibnu ‘Umur r.a menceritakan sebuah kisah yang di dalamnya terdapat kalimat “Kemudian kami mendekatkan diri kepada Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam dan mencium tangan beliau” [HR. Abu Daud]

7. Dari ‘Aisyah r.a berkata “Zaid bin Haritsah datang ke Madinah dan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, sedang berada di rumahku, kemudian ia datang dan mengetuk pintu, lantas Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bangkit dengan menarik kainnya, serta memeluk dan menciumnya” [HR. At Turmudzy]

8. Dari Abu Dzarr r.a berkata “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda kepada saya “Janganlah sekali-kali kamu meremehkan sesuatu kebaikan, walaupun hanya dengan muka manis bila kamu bertemu dengan saudaramu” [HR. Muslim]

9. Dari Abu Hurairah r.a berkata “Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam mencium Al Hasan bin ‘Ali r.a kemudian Al Aqra’ bin Habis berkata “Saya mempunyai sepuluh anak, tetapi saya tidak pernah mencium seorang pun diantara mereka”. Maka Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda “Barangsiapa yang tidak mempunyai rasa kasih sayang  maka tidak akan disayangi” [HR. Bukhori dan Muslim]



Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s