BAB Tentang Do’a Yang Dibaca Untuk Mayit Dan Do’a Yang Dibaca Oleh Keluarga Yang Ditinggalkan

Posted: 14 April 2010 in Al-Hadits

  1. Dari Ummu Salamah r.a berkata Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda “Apabila kamu sekalian datang kepada orang yang sakit atau orang yang meninggal dunia maka berkatalah yang baik-baik karena sesungguhnya malaikat meng-aminkan apa yang kamu ucapkan’. Ummu Salamah berkata “Ketika Abu Salamah meninggal dunia, saya datang kepada Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam dan berkata “Wahai Rasulullah sesungguhnya Abu Salamah telah meninggal dunia”. Beliau bersabda “Ucapkanlah “Allahummaghfirlii walahu wa-a’qibnii’uqban hasanah” (Wahai Allah ampunilah dosa saya dan dosa Abu Salamah, serta gantikanlah kepada saya ganti yang lebih baik). Ummu Salamah berkata “Kemudian Allah mengganti kepada saya seseorang yang lebih baik daripada Abu Salamah yakni Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam”. [HR. Muslim]
  2. Dari Ummu Salamah r.a berkata “Saya mendengar Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda “Barangsiapa yang di waktu tertimpa musibah mengucapkan “Innaa lillaahi wa-innaa ilaihi raaji’uun. Allaahumma’ jurnii fii mushiibatii wa-akhlif lii khairan minhaa” (Sesunggunya kami adalah milik Allah dan sesungguhnya kami pasti akan kembali kepada-Nya. Wahai Allah berilah saya pahala dalam musibah ini dan berilah saya ganti yang lebih baik daripada musibah yang menimpa saya ini), niscaya Allah ta’ala memberi pahala kepadanya dalam musibah itu dan Allah akan memberi kepadanya ganti yang lebih baik daripada musibah yang menimpanya itu. Ummu Salamah berkata “Ketika Abu Salamah meninggal dunia saya mengucapkan do’a yang diajarkan oleh Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, kemudian Allah ta’ala memberi ganti kepada saya dengan orang yang lebih baik daripada Abu Salamah yakni Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam” [HR. Muslim]
  3. Dari Abu Musa r.a bahwasanya Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda “Apabila anak seseorang itu meninggal dunia maka Allah ta’ala bertanya kepada malaikat-Nya “Kamu telah mencabut nyawa anak hamba-Ku?”. Malaikat menjawab “Ya”. Allah berfirman “Kamu telah mencabut buah hatinya?”. Malaikat menjawab “Ya”. Allah berfirman “Maka apa yang diucapkan oleh hamba-Ku itu?”. Malaikat menjawab “Ia memuji kepada-Mu dan mengucapkan “Innaa lillahi wa-innaa ilaihi raahi’uun”. Kemudian Allah ta’ala berfirman “Bangungkanlah untuk hamba-Ku sebuah rumah di dalam sorga, dan namakanlah rumah itu nama “Baitul Hamdi” (Rumah pujian)”. [HR. At Turmudzy]
  4. Dari Abu Hurairah r.a bahwasanya Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda “Allah ta’ala berfirman “Aku tidak akan memberi balasan kepada hamba-Ku yang mukmin bila Aku mengambil kekasihnya di dunia ini kemudian ia ridha’ dan mengharapkan pahala kepada-Ku melainkan balasan sorga” [HR. Bukhori]
  5. Dari Usamah bin Zaid r.a berkata “Salah seorang putrid Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, mengutus seseorang untuk mengundang dan memberitahu kepada beliau bahwa anak putri Nabi itu akan meninggal dunia kemudian beliau bersabda kepada utusan itu “Kembalilah kamu kepada putriku dan katakanlah kepadanya bahwa menjadi hak Allah untuk mengambil dan memberi sesuatu. Segala sesuatu itu ada batas yang telah ditentukan oleh-Nya, maka suruhlah ia supaya bersabar dan mengharapkan pahala kepada-Nya”. [HR. Bukhori dan Muslim]

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s