BAB Tentang Keutamaan Shof Pertama Serta Perintah Untuk Menyempurnakan, Meluruskan dan Merapakan Shof (Barisan)

Posted: 1 June 2010 in Al-Hadits

  1. Dari Jabir bin Samurah r.a berkata “Rasulullah keluar kepada kami dan bersabda “Kenapa kamu sekalian tidak berbaris sebagaimana para malaikat berbaris di hadapan Tuhan?” Kami bertanya “Wahai Rasulullah, bagaimana para malaikat itu berbaris di hadapan Tuhan?”. Beliau menjawab “Mereka menyempurnakan barisan pertama dan mereka rapat di dalam barisan” [HR. Muslim]
  2. Dari Abu Hurairah r.a bahwasanya Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda “Seandainya manusia mengetahui yang terdapat pada adzan dan shof pertama kemudian mereka tidak bias mendapatkannya kecuali harus mengukuti undian, niscaya mereka akan mengikuti undian itu” [HR. Bukhori dan Muslim]
  3. Dari Abu Hurairah r.a berkata, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda “Sebaik-baiknya shof orang laki-laki adalah shof yang paling depan dan yang paling jelek adalah shof yang paling belakang, sedangkan sebaik-baiknya shof orang perempuan adalah yang paling belakang dan yang paling jelek adalah shof yang paling depan” [HR. Muslim]
  4. Dari Abu Sa’id Al Khudry r.a bahwasanya Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam melihat para sahabat mundur ke belakang, maka beliau bersabda “Majulah kamu dan ikutilah aku serta orang-orang yang berada di belakangmu harus mengikuti kamu. Orang-orang yang selalu mundur akan diundurkan oleh Allah” [HR. Muslim]
  5. Dari Abu Mas’ud r.a berkata “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam mengusap-usap bahu kami ketika kami sedang sholat, serta beliau bersabda “Luruskan barisanmu dan janganlah berbengkok-bengkok karena bias menjadikan hatimu berbengkok-bengkok. Dekatlah dengan aku orang-orang yang dewasa dan pandai, kemudian orang-orang yang dibawah mereka, kemudian orang-orang yang dibawah mereka” [HR. Muslim]
  6. Dari Anas r.a berkata, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda “Luruskanlah barisan-barisanmu karena sesungguhnya meluruskan barisan itu termasuk kesempurnaan sholat” [HR. Bukhori dan Muslim]

Dalam riwayat Bukhori dikatakan “Sesungguhnya meluruskan barisan itu termasuk menegakkan sholat”

  1. Dari Anas r.a berkata “Ketika iqomat untuk sholat telah dikumandangkan, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam menoleh kepada kami dan bersabda “Luruskan barisanmu dan rapatkan, karena sesungguhnya aku bias melihat kamu dari belakang punggungku” [HR. Bukhori]

Dalam riwayat lain dikatakan “Kemudian masing-masing dari kami meluruskan bahunya dan bahu kawanya dan telapak kakinya dengan telapak kaki kawannya

  1. Dari An Nu’man bin Basyir r.a berkata “Saya mendengar Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda “Kamu sekalian harus meluruskan barisanmu atau biarkanlah Allah menyelisihkan antara kamu sekalian” [HR. Bukhori dan Muslim]

Dalam riwayat Muslim, bahwasanya Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam meluruskan barisan kami sehingga seakan-akan beliau meluruskan anak panah, sampai beliau berpendapat bahwa kami sudah sadar. Pada suatu hari beliau keluar dan langsung berdiri, ketika hendak takbir beliau melihat ada seorang yang dadanya menonjol tidak lurus dalam barisan itu, kemudian beliau bersabda “Wahai hamba Allah, kamu sekalian harus meluruskan barisanmu atau biarkanlah Allah menyelisihkan antara kamu sekalian”

  1. Dari Al Barra’ bin ‘Azib r.a berkata “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam memasuki selal-sela barisan sambil mengusap dada dan bahu kami, serta bersabda “Janganlah kamu sekalian berbengkok-bengkok karena nanti hatimu akan berbengkok-bengkok”, beliau bersabda pula “Sesungguhnya Allah mengaruniakan rohmat dan malaikatNya memohonkan rohmat kepada orang-orang yang berada pada shof pertama” [HR. Abu Daud]
  2. Dari Ibnu ‘Umar r.a bahwasanya Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda “Luruskanlah barisan-barisanmu, ratakanlah bahu-bahumu, tutuplah lobang-lobang barisanmu, bersikaplah lunak terhadap saudara-saudaramu dan janganlah kamu biarkan renggang-renggang barisanmu karena akan ditempati syetan. Barangsiapa yang mempertemukan shof maka Allah akan mempertemukannya dan barangsiapa yang meluruskan shof maka Allah akan memutuskannya” [HR. Abu Daud]
  3. Dari Anas r.a bahwasanya Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda “Rapatkanlah shof-shofmu dan berdekat-dekatlah kamu serta luruskanlah leher-lehermu. Demi Dzat yang jiwaku berada dalam gengamanNya, sungguh aku melihat syetan-syetan itu masuk pada sela-sela barisan seperti kambing yang hitam lagi kecil” [HR. Abu Duad]
  4. Dari Anas r.a bahwasanya Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda “Sempurnakanlah shof  terdepan kemudian shof yang berada dibelakangnya. Jika ada yang tidak penuh maka hendaklah pada shof yang paling belakang” [HR. Abu Daud]
  5. Dari ‘Aisyah r.a berkata, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda “Sesungguhnya Allah memberikan rohmat dan malaikat memohonkannya kepada orang-orang yang berada pada shof sebelah kanan” [HR. Abu Daud]
  6. Dari Al Barra’ r.a berkata “Bila kami sholat dibelakang Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam maka kami suka pada sebelah kanannya karena beliau menatap kami dengan wajahnya, sehingga saya mendengar beliau berdo’a “Robbi qinii ‘adzaabaka yauma tab’atsu atau tajma’u ‘ibaadak” (Wahai Tuhan, hindarkanlah aku dari siksaanMu pada hari Engkau bangkitkan atau Engkau kumpulkan hamba-hambaMu)” [HR. Muslim]
  7. Dari Abu Hurairah r.a berkata, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda “Tempatkanlah imam itu tepat ditengah-tengah, dan tutuplah sela-sela shofmu” [HR. Abu Daud]

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s